Close Menu
Zona Warta
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wajib Tahu: Tinjau Dampak Banjir Bandang di Sitaro, Mendagri: Pemerintah Akan Tangani Rumah Terdampak

Wajib Tahu: Kunjungi Provinsi Sulut, Mendagri Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa

Wajib Tahu: Inflasi Turun ke 3,48 Persen, Mendagri Ingatkan Daerah Tetap Waspada

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Zona Warta
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Zona Warta
You are at:Beranda » Wajib Tahu: Tinjau Dampak Banjir Bandang di Sitaro, Mendagri: Pemerintah Akan Tangani Rumah Terdampak
Terkini

Wajib Tahu: Tinjau Dampak Banjir Bandang di Sitaro, Mendagri: Pemerintah Akan Tangani Rumah Terdampak

penulisBy penulisApril 11, 2026002 Mins Read
Share Facebook Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sitaro – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung permukiman terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (10/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Dalam keterangannya, Mendagri menegaskan bahwa kehadiran mereka merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penanganan rumah rusak akibat bencana. Selain itu, pemerintah memiliki program penanganan rumah tidak layak huni serta penguatan pembangunan di wilayah perbatasan. Diketahui, Sitaro merupakan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Filipina.

“Program dari Bapak Presiden Prabowo, memerintahkan kepada Pak Ara Sirait, saya, Kepala BPS, dan semua ya, untuk bekerja, untuk menangani perumahan, dan juga meningkatkan pembangunan di daerah perbatasan,” ujarnya.

Mendagri menjelaskan, Kementerian PKP memiliki program penanganan rumah tidak layak huni di wilayah perbatasan. Kabupaten Sitaro menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut sebagai respons atas dampak banjir yang dialami masyarakat setempat. Selain itu, angka kemiskinan di daerah tersebut juga masih tergolong tinggi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat wilayah perbatasan, baik dari sisi kesejahteraan masyarakat maupun aspek pertahanan dan nasionalisme.

“[Kebijakan ini sebagai upaya] menjaga daerah perbatasan sebagai buffer zone keamanan, pertahanan, juga untuk keadilan rakyat agar nasionalisme meningkat, negara hadir,” tandasnya.

Share. Facebook Email WhatsApp
Previous ArticleWajib Tahu: Kunjungi Provinsi Sulut, Mendagri Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa
penulis

Related Posts

Wajib Tahu: Kunjungi Provinsi Sulut, Mendagri Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa

April 10, 2026

Wajib Tahu: Inflasi Turun ke 3,48 Persen, Mendagri Ingatkan Daerah Tetap Waspada

April 7, 2026

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

April 7, 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.